Kirim ke RSS

Software administrasi database

Posted by windkuat on Wednesday, May 26, 2010

Assalamualaikum....
Hay sobat edukita yang ada di seluruh dunia.. hehe..
Temen temen pasti udah jago dengan database y, Temen-temen juga pasti udah jenuh dengan query untuk membuat dan mengedit database. Kali ini edukita akan memberikan sedikit Informasi mengenai software yang bisa digunakan untuk administrasi database. Software-software ini pasti punya kelebihan dan tentunya juga mempunyai kelemahan. Untuk lebih jelasnya kita mulai saja membahas satu per satu software yang saya maksudkan. Di bawah ini merupakan contoh software database administration

  1. Navicat Lite
    Navicat Lite mempunyai kelebihan yaitu bisa mengatur Administrasi database dari berbagai database yang ada. Misalnya kita bisa melakukan administrasi untuk database oracle, MySQL, SqlLIte, dan PostgreSQL. Admin edukita merasa sangat mudah dalam menggunakan Navicat Lite ketika membuat database. Disediakan juga tempat simulasi untuk query yang bisa digunakan seperti aslinya. Query ini juga bisa disimpan untuk keperluan selanjutnya. Navicat Lite juga kompatibel dengan berbagai OS, misalnya Linux, Windows dan Mac OS. Ada juga fasilitas Query Builder yang nantinya dapat digunakan untuk menyusun query tanpa mengetik syntax query, tapi ini khusus yang Full version ya...




    Gambar: Navicat Lite
    Temen-temen yang mau download bisa melalui link dibawah ini:
    http://www.navicat.com/download/download.html
  2. MySQL Front
    MySQL Front ini memberikan kemudahan dalam membuat database yang dikhususkan untuk DBMS MySQL. Pada MySQL Front disediakan session untuk setiap user. Jadi tidak perlu takut database kita di-utak atik oleh tangan yang tidak bertanggung jawab. Karena setiap masuk session akan ditanyakan password. Bagi Anda yang kesulitan dalam membuat database MySQL disediakan object browser dan data browser. Untuk Object browser berhubungan dengan struktur database dan data browser berhubungan dengan isi dari suatu tabel.

    Gambar: MySQL Front
    Ada yang tertarik dengan ini.. download disini aja
Sekian dulu ya dari edukita. Admin mau berangkat kuliah dulu ya.. Trus ntar mau bagi-bagi ilmu lagi og...
Assalamualaikum...
read more "Software administrasi database"

Animasi dengan Motion Tween - Flash

Posted by windkuat on Tuesday, May 25, 2010

Malem temen-temen edukita.. saatnya posting lagi nich.. he he....
Disini saya akan menjelaskan sedikit tetang motion tween yang merupakan animasi dasar. Walaupun animasi dengan motion tween ini merupakan animasi dasar, tetapi penggunaannya pada Flash sangat penting dan sangat sering digunakan. Pada contoh kali ini akan saya jelaskan penggunaan motion tween untuk menggerakkan bola dari stage bagian kiri  ke kanan. Berikut ini cara pembuatan animasi dengan motion tween:


Gambar: Posisi awal dan posisi akhir

  1. Buatlah sebuah bola dengan oval tool, kemudian klik kanan dan pilih convert to symbol pilih  movieclip dan beri nama bola.

  2. Seleksi bola dengan cara klik objek bola, kemudian letakkan disebelah kiri stage.
  3. Klik frame 20, kemudian tambahkan keyframe dengan menekan tombol F6. Kemudian geser bola ke kanan stage. Posisi movieclip bola pada frame 1 dan frame 20
  4. Klik kanan pada timeline frame 10, kemudian pilih create motion tween.


    Gambar: Membuat motion tween



    Gambar: Timeline setelah motion tween

  5. Jalankan movie dengan menekan tombol Ctrl+Enter. Maka akan didapatkan sebuah gerakan bola dari kiri kekanan secara looping
read more "Animasi dengan Motion Tween - Flash"

obyek properties pada action script

Posted by windkuat on Monday, May 17, 2010

Selamat pagi sobat-sobat edukita.. Saatnya posting lagi nich.. selagi masih pagi n masih freshh..
Kali ini Edukita akan menjelaskan object properties yang terdapat pada Action Script Flash. Sebuah obyek dalam flash bisa berupa movieclip, button, graphic, sound, video, bitmap dan component. Akan tetapi yang dapat diaplikasikan dengan action hanya obyek movieclip, button dan sound. Componet memiliki build in action script, sehingga dapat langsung kita pakai, sedangkan bitmap dan graphic tidak dapat dimasuki oleh action.
Setiap obyek yang dapat dimasuki action memiliki beberapa properties seperti kordinat x, kordinat y, panjang, tinggi, frame yang aktif, warna dan sebagainya. Karena yang akan sering kita pakai adalah movieclip, berikut ini adalah beberapa properties dari sebuah movieclip:
_x
_x merupakan koordinat sumbu x suatu symbol terhadap stage.
_y
_y merupakan koordinat sumbu y suatu symbol terhadap stage. Seperti halnya_x, perhitungan koordinat sumbu _y pusat point regristation dari symbol terhadap stage. Perhatikan action script berikut :
onClipEvent(load){
_x = 100; // kordinat sumbu x
_y = 100; // kordinat sumbu y
}
Action diatas akan mengeset posisi obyek (symbol) kekordinat (100,100)terhadap stage saat symbol tersebut ditampilkan pertama kali.
_xscale
_xscale merupakan presentase dari skala pembesaran horisontal suatu symbolterhadap titik regristasi. Nilai default _xscale sebelum diubah adalah 100.Obyek yang memiliki nilai _xscale dibawah 100 akan memiliki ukuran yang lebih kecil dari ukuran aslinya, begitu pula sebaliknya.
_yscale
_yscale merupakan presentase dari skala pembesaran vertikal suatu symbolterhadap titik regristasi. contoh :
onClipEvent(load){
_xscale = 200; // pembesaran 2 kali ke sumbu x
_yscale = 200; // pembesaran 2 kali ke sumbu y
}
Action diatas memperbesar symbol menjadi 2 kali lebih besar pada saat symbol tersebut ditampilkan pertama kali.
_visible
_visible adalah property pada symbol yang menentukan apakah obyek tersebut ditampakkan atau tidak pada stage. _visible bernilai 1 agar obyek tampak dan bernilai 0 agar obyek tidak tampak.
contoh :
onClipEvent(load){
_visible = 0; // tidak tampak
}
Action diatas menyebabkan obyek tidak tampak pada stage.
_alpha
_alpha adalah property pada symbol yang menentukan alpha value (transparency) obyek tersebut. _alpha bernilai 0 sampai 100 dimana nilai 0 berarti obyek tidak tampak (transparan) dan 100 berarti obyek tampak (solid).
contoh :
onClipEvent(load){
_alpha = 50; // semi transparan
}
Action diatas menyebabkan obyek mengalami tranparansi sebanyak 50%.
_rotation
_rotation merupakan property yang menunjukan posisi perputaran obyek tersebut searah jarum pada titik registrationnya.
contoh :
onClipEvent(enterFrame){
_rotation += 10; // berputar searah jarum jam
}
Action diatas menyebabkan obyek berputar searah jarumjam dengan pusat titik registrationnya.
_currentframe
nilai pada _currentframe menunjukan frame yang aktif pada sebuah movie atau sebuah movieklip. Penjelasan yang lebih mendetail terdapat pada post selanjutnya.
Sekian dulu ya sobat-sobatQ.. Mudah mudahan artikel ini membantu sobat.. Kalo ada yang perlu ditanyakan jangan sungkan-sungkan comment yaw,..
read more "obyek properties pada action script"

Dasar Action Script - Analisis Kesalahan

Posted by windkuat on Sunday, May 16, 2010

Hai sobat-sobat edukita...
Edukita saatnya meneruskan posting dasar action scpipt dan mengatasi kesalahan program nich.. Pada posting mengatasi kesalahan program lebih dititik beratkan pada pemrograman Java. Nah... untuk posting kali ini lebih ditekankan kepada Action Script pada Flash. Kesalahan yang sering muncul antara lain adalah :
  1. Kesalahan penulisan action yang sederhana, contoh : action duplicateMovieClip salah  ketik menjadi duplikateMovieClip.
  2. Kesalahan penggunaan spasi, menuliskan nama instance atau variabel dengan tanda spasi, contoh : nilai saya = 100; seharusnya ditulis nilai_saya = 100; Tips dari penulis : ketika kita menuliskan sebuah action jangan terlalu sering menggunakan spasi, sebab flash dapat menata script secara otomatis apabila kita menekan tombol auto format.
  3. Kesalahan penggunaan huruf kecil dan huruf besar. Action script flash sebagian besar tidak sensitive case (peka terhadap huruf kecil dan huruf besar). Akan tetpi flash membedakan sebuah teks dengan warna yang berbeda. Ketika kita menuliskan action tanpa memperhatikan huruf kecil dan huruf besar, maka teks tersebut akan berwarna hitam, sedangkan apabila benar maka teks akan berwarna biru gelap. Pembedaan warna teks dalam action script adalah sebagai berikut :
    1. Warna biru gelap digunakan sebagai warna action.
    2. Warna biru terang digunakan sebagai warna string.
    3. Warna abu-abu digunakan sebagai warna komentar.
    4. Warna hitam digunakan untuk menuliskan text selain 3 jenis text di atas.
  4. Kesalahan penggunaan tanda “{}“. Seorang yang baru belajar flash sering kebingungan dalam menggunakan tanda tersebut. Tanda tersebut merupakan sebuah tanda blok action, dalam artian seluruh action yang berada dalam tanda “{}” berarti masuk kedalam blok tertentu seperti blok movie event, mouse event, function, blok if, blok for dan sebagainya. Jumlah tanda “{“ harus sama dengan
    jumlah tanda “}”. Tips dari penulis adalah : setelah kita menuliskan tanda “{“, segeralah menuliskan tanda “}”, kemudian letakkan kursor di tengah karakter tersebut dan tekan enter atau langsung tuliskan action yang dibutuhkan di dalamnya.
  5. Kesalahan penggunaan tanda “( )“. Berbeda dengan tanda “{}” tanda “( )” bukan menyatakan suatu blok tetapi biasanya merupakan bagian dari penulisan action digunakan. contoh : if (...){ }, trace(...);.. Jumlah tanda “(“ daam satu baris perintah harus sama dengan jumlah tanda “)”.
  6. Kesalahan penggunaan tanda = dan tanda ==. Tanda == hanya digunakan pada suatu kondisi. Sedangkan tanda = digunakan untuk mengeset nilai suatu variabel.
  7. Kesalahan penggunaan titik. Dalam bahasa pemrograman apapun, karakter titik (“.”) adalah karakter yang vital, sehingga harus diperhatikan penggunaannya.
  8. Terakhir sama dengan yang aku tulis di post sebelumnya. yaitu kesalahan algoritma program. Untuk kali ini anda harus memahami ulang script yang anda. Dengan memahami script ini anda bisa menemukan yang tidak sesuai dengan keinginan Anda.
Setelah anda selesai check kesalahan Action script Anda dengan cara2 yang ada diatas, Anda klik check syntax sperti gambar dibawah ini:
Maka akan tampil baris mana saja yang merupakan error code, dan Anda harus memperbaikinya.
Nah sekian banyak di atas merupakan beberapa cara agar temen-temen lebih bisa terhindar dari kesalahan Action Script. Yang mau bertanya tulis aja di bagian comment ya.. Thanxs..
read more "Dasar Action Script - Analisis Kesalahan"

Mengatasi kesalahan program

Posted by windkuat on Thursday, May 13, 2010

Met pagi kawan kawanQ.. Kali ini edukita akan memberikan tips untuk mengatasi kesalahan program. Gini nich ceritanya...
Kalo anda suka bermain program (program kok dibuat mainan he he), anda pasti sering ketemu dengan compile error atau script error.  Dalam penulisan program wajar saja ada kesalahan dalam penulisan program yang membuat program tidak berjalan atau ERROR.
Bagi anda yang sudah mahir membuat program kesalahan sudah jarang muncul dan bisa saja program sekali tulis dan langsung jalan dan langsung build success. Bagi yang belum mahir seperti yang baru masuk kuliah, lha disini ada trik agar terhindar dari kesalhan menulis program. Berikut ini cara mengatasi kesalahan program:

  1. Kesalahan biasanya disebabkan karena kurang dalam menulis tanda baca. Misalnya tanda kurung kurawal ({}), tanda titik koma (;) dan tanda kurung (). Untuk mengatasi hal tersebut, jangan lupa langsung menutup program yang tidak anda ketik. misalnya seperti ini:




    void tidakSalah(){
    //langsung tutup kurung kurawal untuk mengatasi kesalahan
    }

    Jika anda tidak langsung menutup kurung kurawal tersebut, mungkin anda akan lupa berapa tutup yang anda butuhkan. Misalnya code dibawah ini mempunyai banyak kurung kurawal dan tutupnya.



    void tidakSalah(){
    int a,b,c; // segera tutup statement dengan ;
    for(a=0; a<=7; a++){
    if (b==2){
    System.out.println ("nilai b=" + b)
    }//tutup if }//tutup for }
  2. Kesalahan selanjutnya karena kita salah dalam penulisan syntax program. Misalnya ketika mengetik "System", kita salah dan menulis "system". Tentunya kesalahan yang sepele dan membuat jengkel tentunya. Untuk mengatasi hal ini kita tekan Ctrl + Spasi ketika menulis syntax. Misalnya:



    void tidakSalah(){
    int a,b,c; // segera tutup statement dengan ;
    for(a=0; a<=7; a++){
    syst // setelah menulis 'syst' tekan Ctrl + Spasi.
    System // akan menjadi seperti di samping kiri.
    }//tutup for }
  3. Kesalahan lain yang mungkin muncul adalah kesalahan Algoritma ketika memprogram. Lha cara ini memang sedikit sulit. Tips untuk mengatasi kesalahan ini yaitu jika ada yang salah Algoritma, Anda baca dan teliti kesalahan program Anda. hehhe

Sekian dulu ya teman2 edukita tips tentang pemrograman. Tips diatas merupakan tips java. Tetapi untuk anda yang lebih suka memprogram menggunakan bahasa pemrograman yang lain, anda bisa saja menggunakan tips diatas. Misalnya teman menggunakan pada Action Script Flash. Ada yang perlu ditanyakan?? Ada yang mau diskusi? Comment aja ya dibawah ini.
read more "Mengatasi kesalahan program"

Dasar Action Script - Flash

Posted by windkuat on Tuesday, May 11, 2010

Hay sobat edukita.co.cc saatnya belajar animasi flash lagi ya.. Maap banget ya buat yang nunggu posting dari aku. hehe.. Ni ada dikit cerita, kan ada tugas dari pak dosen tentang action script aku posting aja ke blog ini. buat sharing ke temen-temen edukita. Dimulai aja yukk...

contoh action script:

//script dijalankan pada saat mouse diklik dan dilepas
on(release){
_x +=1;
}

Cara penulisan kode atau (action) script

Bagi yang udah familiar dengan java atau pemrograman C++ maka tidak sulit lagi belajar action script. Cara penulisan Action script adalah sebagai berikut:
  1. Action script dapat diletakkan pada Frame, movie clip, button dan object yang ada dalam animasi Flash Anda.
  2. Hal utama yang harus diingat dalam penulisan action pada frame adalah instance name. Instance name merupakan salah satu identitas yang terpenting dalam flash yang membedakan antara obyek satu dengan obyek yang lain.
  3. Instance name harus unik artinya tidak boleh ada nama instance yang sama.
  4. Nama intansi boleh sama  dengan nama symbol dan Tidak boleh menggunakan spasi, titik, dan tanda baca yang lain.
  5. Tidak boleh menggunakan nama yang sama dengan suatu perintah dalam flash misalnya : obyek, level, break dan sebagainya.
  6. Tidak boleh menggunakan angka saja untuk nama akan tetapi sebuah nama instansi boleh diikuti dengan angka. Contoh yang salah :12, 13, dan sebagainya, contoh yang benar : bola1, bola_2 dan sebagainya.
  7. Untuk mempermudah proses penulisan script, dapat ditambahkan “_mc” untuk symbol bertipe movieclip dan “_btn” untuk symbol bertipe button. Contoh :
    “bola1_mc”, “tombol1_btn” dan sebagainya.

Pemberian nama instance


Pemberian nama instace pada object dapat dilakukan pada panel properties. Panel properties pada Flash dapat dilihat disini.Di bawah ini merupakan cara pemberian nama pada sebuah symbol atau object:

.

Sekian dulu ya tentang action script. Kok banyak ya yang aku tulis,.. g trasa nih.. Jangan lupa tanya ya kalo ada yang lum jelas.. Kini edukita udah dikasih email form lho.. klik aja disini untuk mencoba..
read more "Dasar Action Script - Flash"